Categories
Jelajah Kuliner Masyarakat & Budaya

Cibugary, Wisata Edukatif Peternakan Sapi di Jakarta

Kemarin saya sudah cerita soal takjubnya saya melihat sawah di Jakarta di sini. Sekarang, saya mau cerita soal peternakan sapi.

Bedanya kali ini ngga pakai takjub, karena sudah tahu, cuma ngga pernah disempatkan berkunjung. Memang seringnya begitu kan, yang jauh-jauh disamperin, yang dekat malah dilewati terus. 😁😁

Peternakan ini namanya Cibugary, alias Cibubur Garden Dairy. Aslinya sih kurang tepat kalau menyandang nama Cibubur, mengingat posisi peternakan ini di Pondok Ranggon, Cipayung, hehehe. Jaraknya hanya lima kilometer saja dari rumah saya.

Tak terlalu mengherankan sih ada peternakan di daerah ini. Wilayah yang ujung timurnya berbatasan dengan Bekasi dan selatannya berbatasan dengan Depok ini memang suasananya masih adem, lebih mirip suasana kampung, ngga ada metropolitan-metropolitannya.

Suasana menuju Cibugary

Para peternak sapi ini rata-rata adalah generasi kedua peternak sapi asli Betawi, yang awalnya berada di kawasan Mampang dan Kuningan. Tergusur pembangunan kota, mereka pindah ke daerah pinggir di sekitar tahun 1990an. Eh tapi by the way, di tahun 2012, saya masih sempat melihat orang angon sapi lho di Kuningan. Lucu juga melihat sapi-sapi di antara gedung-gedung tinggi di kawasan Epicentrum Kuningan.

Dulunya ada sekitar tiga puluhan peternak di Cipayung ini. Namun makin ke sini makin berkurang jumlahnya. Salah satu yang bertahan adalah Pak Rahmat, pemilik Cibugary, yang kemudian berinisiatif melebarkan usaha ke bidang wisata edukatif peternakan sapi.

Ide yang sangat bagus menurut saya. Selain menambah pemasukan, peternakan ini jadi bermanfaat untuk kalangan yang lebih luas. Saya perhatikan sebelum pandemi banyak juga sekolah-sekolah yang membuat kunjungan ke sini.

Meskipun di spanduk ini tertera informasi jumlah minimal peserta dll, ternyata Cibugary ini tak hanya bisa dikunjungi secara berombongan kok. Mau kunjungan personal atau keluarga juga dilayani. Ada paket-paket yang bisa dipilih sesuai dengan minat dan kebutuhan, harganya antara Rp 35.000 – Rp 100.000. Detailnya bisa langsung ditanyakan ke pengelola aja ya, daripada keliru 😁.

Mau belanja saja, juga boleh banget. Produk-produk Cibugary di antaranya: susu segar, yoghurt, yoghurt stick, dan keju mozzarella.

Kemarin saya hanya beli dua botol yoghurt, karena lupa tak menyiapkan uang tunai 😄, dan tak tersedia pula mesin EDC (electronic data capture). Sebenarnya bisa membayar dengan transfer bank, sayang mas penjaganya tak menyimpan nomor rekening pemiliknya, dan sang pemilik sedang sulit dihubungi. Jadi, untuk amannya, siapkan uang tunai saja ya.

Rasanya enak, lebih asam dibanding merk yoghurt yang beredar di supermarket, tapi saya suka, lebih segar aja rasanya. Harganya relatif terjangkau, sebotol Rp 10.000, keju 200 gram harganya (kalau ngga keliru) Rp 40.000.

Kapan-kapan saya mau balik dan belanja lagi. Kamu yang mau berkunjung, apalagi berombongan, lebih baik membuat janji terlebih dulu dan jangan lupa selalu patuhi protokol kesehatan ya.

Cibugary

Jalan Peternakan Raya No.12 RT.1/RW.2
Pondok Ranggon, Kec. Cipayung,
Jakarta Timur, 13860

0877-8009-3450
0813-8070-8111

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *