Cultural, Travelling

Vihara Avalokitesvara Serang

Sekitar 450 m dari Masjid Pecinan Tinggi, terdapat klenteng tertua di Banten. Vihara Avalokitesvara, yang konon dahulu bernama Klenteng Ban Tak Le. Kamu yang datang dengan kendaraan pribadi, bisa langsung parkir persis di samping gerbang megah berwarna kuning terang ini. Di pagar masuknya, nampak seorang pedagang burung pipit. Dalam tradisi Tionghoa, melepas burung pipit dipercaya… Continue reading Vihara Avalokitesvara Serang

Cultural, Travelling

Masjid Agung Banten #1

Enam tahun lalu saya berkunjung ke Masjid Agung Banten di Kawasan Banten Lama, Kasemen, Serang. Dan, pulang ke Jakarta tanpa membawa kesan baik, kecuali kekaguman pada indahnya menara masjid. Namun kunjungan saya di Maret lalu, benar-benar memberi kejutan yang wuahhh, tentunya dalam konotasi positif ya. Perubahannya benar-benar gila-gilaan. Ketika kendaraan kami mulai berbelok masuk ke… Continue reading Masjid Agung Banten #1

Cultural, Travelling

Masjid Pacinan Tinggi Banten

Ini adalah awal dari cerita perjalanan saya Jelajah Banten Lama, bulan Maret lalu. Perjalanan ke Banten Lama adalah penelusuran jejak peninggalan sebuah kerajaan besar yang pernah berjaya di abad 17-18, kemudian runtuh di abad 19, Kesultanan Banten. Rute Jelajah Banten Lama biasanya meliputi: Masjid Agung Banten Kraton Surosowan Museum Sejarah Banten Kraton Kaibon Masjid Kasunyatan… Continue reading Masjid Pacinan Tinggi Banten

Cultural, Travelling

Wit Meh, Trembesi Raksasa di Lasem

Wisata sejarah sudah. Wisata religi sudah. Wisata kuliner sudah. Tinggal wisata alam ya. Niatnya sih, kemarin saya mau menyempatkan diri menikmati sunset di Pantai Binangun sekalian telusur jejak pendaratan Bi Nang Un, salah awak kapal Laksamana Cheng Ho yang akhirnya memutuskan untuk menetap di Lasem, karena jatuh cinta pada keindahannya. Namun apa daya, waktu yang… Continue reading Wit Meh, Trembesi Raksasa di Lasem

Culinary, Cultural, Travelling

Lontong (dari desa) Tuyuhan

Hari ketiga dan terakhir di Lasem. Saking penuhnya kegiatan tak terduga akibat perkenalan dengan sosok-sosok istimewa, saya sampai tak sempat blusukan kulineran. Padahal kegiatan ini biasanya jadi salah satu agenda rutin saya tiap berkunjung ke satu daerah. Apalagi daerah yang baru pertama kali dijelajahi. Wisata kuliner versi saya tak pernah hanya sekedar perkara icip-icip, perut… Continue reading Lontong (dari desa) Tuyuhan

Cultural, Travelling

Antara Warung Jinghe, Interaksi Warga dan Tradisi Kopi Lelet Lasem

Ketika saya dan rombongan berkesempatan berbincang dengan Gus Zaim kemarin, ada satu pertanyaan saya, "Kenapa Jakarta bisa sedemikian memanas (gara-gara pilkada dan lanjut hingga Pilpres) dan Lasem tidak?". Dan ada satu jawaban beliau yang belum saya tuliskan di catatan kemarin. "Kami ini sering ngobrol, ngga cuma di kegiatan-kegiatan formal, tapi juga secara informal". Lalu beliau… Continue reading Antara Warung Jinghe, Interaksi Warga dan Tradisi Kopi Lelet Lasem

Cultural, Travelling

Masjid Jami’ Lasem

Penggalan cerita perlawanan rakyat Lasem terhadap kolonial Belanda dalam Perang Kuning yang diinisiasi oleh tiga serangkai Lasem di catatan sebelumnya, akan terlengkapi di sini, Masjid Jami' Lasem. Di sisi barat masjid, terdapat sebuah prasasti bertuliskan potongan kisah dari Babad Lasem tentang Perang Sabil. Perang yang dipimpin oleh KH. Ali Baidlawi, leluhur ulama Lasem yang juga… Continue reading Masjid Jami’ Lasem

Cultural, Travelling

Situs Lingga Kajar, Jejak Majapahit di Lasem

Mencuplik dari yang pernah saya tulis di blog sebelumnya, Memangnya setua apa Lasem? Lasem saat ini memang bagian dari wilayah administratif Rembang yang 'baru' akan berusia 278 tahun di 2019 ini. Tapi Lasem sendiri jauuuuhh lebih tua. Catatan yang saya baca menunjukkan Lasem sudah ada sejak tahun 800an dengan nama Kutha Lasem, sebelum ditaklukkan, diubah… Continue reading Situs Lingga Kajar, Jejak Majapahit di Lasem

Cultural, Travelling

Pasujudan, Jejak Sunan Bonang di Lasem

Kalau tersebut nama Sunan Bonang, yang pasti akan langsung teringat oleh saya pasti kota Tuban. Karena memang di sanalah sebagian besar orang meyakini keberadaan makam Sunan Bonang berada. Maka saat membaca daftar situs pusaka Lasem dan menemukan nama Pasujudan Sunan Bonang, saya berpikir ohh ini pasti salah satu petilasannya. Namun dalam perjalanan menuju lokasi, berjarak… Continue reading Pasujudan, Jejak Sunan Bonang di Lasem

Cultural, Travelling

Inspirasi Toleransi di Gie Yong Bio Lasem

Di catatan sebelumnya, saya pernah sampaikan betapa dan bagaimana Lasem sangat kental dengan budaya Tionghoa. Di kota sekecil ini, ada tiga klenteng tua dengan jarak berdekatan. Cu An Kiong di Dasun, Po An Bio di Karangturi dan Gie Yong Bio di Babagan. Kalau dilihat di peta, serius, jaraknya sangat berdekatan! Dari ketiga klenteng tersebut, saya… Continue reading Inspirasi Toleransi di Gie Yong Bio Lasem