Cultural, History, Travelling

Sejarah Panjang di Pulo Geulis

"Saya yakin Pulo Geulis ini merupakan tempat istimewa, karena ngga mungkin ada kelenteng yang dibangun di sembarang tempat." Tutur Pak Bram, tokoh Pulo Geulis memulai obrolan kami sore itu. Pulo Geulis memang tak setenar tempat-tempat lain di Bogor, namun Pulo Geulis menyimpan cerita sejarah yang sangat panjang. Kelenteng Phan Ko Bio sudah ada pada saat… Continue reading Sejarah Panjang di Pulo Geulis

Cultural, History

Kelenteng Phan Ko Bio, Pulo Geulis, Bogor

Setelah menyeberangi jembatan Pulo Geulis yang saya ceritakan kemarin, kami berjalan menyusuri jalan kampung dan tak lama berjalan kami sampai di icon wilayah ini, Kelenteng Phan Ko Bio a.k.a Vihara Maha Brahma a.k.a Kelenteng Pulo Geulis. Saya disambut oleh Pak Abraham, pegiat budaya di Pulo Geulis. Masih di halaman depan, saya sudah menangkap kesan berbeda.… Continue reading Kelenteng Phan Ko Bio, Pulo Geulis, Bogor

Cultural, History, Travelling

Dari Pasar Bogor ke Pulo Geulis

Tetiba, jadwal meeting saya ditunda, jadwal kelas pak suami kosong. Jadi lah, hari Senin gabut 😁😁. Kerjaan rumah beres, orderan beres, dapur beres, mulai gatel kaki saya. Mumpung ada temennya, yuk, mblusuk! Saya sih bisa-bisa aja blusukan sendirian, area yang saya kunjungi kali ini juga sebenarnya tidak terlalu baru, cuma di seputaran kawasan Suryakencana. Namun… Continue reading Dari Pasar Bogor ke Pulo Geulis

Cultural, Travelling

Kampung Kemasan Gresik

Saat tau saya lagi #exploregresik, temen-temen langsung merekomendasikan obyek-obyek wiskul khas Gresik. Dan ngga satu pun menyebut ini, Kampung Kemasan, yang udah lama masuk daftar wajib kunjung saya kalau ke #jawatimur. Kalau denger namanya, dapat dengan mudah ditebak, ini dulunya pasti tempat produksi (perhiasan) emas. Yappp, pengrajinnya bernama Bak Liong. Namun, sepeninggalnya, kawasan ini beralih… Continue reading Kampung Kemasan Gresik

Cultural, Travelling

Vihara Avalokitesvara Serang

Sekitar 450 m dari Masjid Pecinan Tinggi, terdapat klenteng tertua di Banten. Vihara Avalokitesvara, yang konon dahulu bernama Klenteng Ban Tak Le. Kamu yang datang dengan kendaraan pribadi, bisa langsung parkir persis di samping gerbang megah berwarna kuning terang ini. Di pagar masuknya, nampak seorang pedagang burung pipit. Dalam tradisi Tionghoa, melepas burung pipit dipercaya… Continue reading Vihara Avalokitesvara Serang

Cultural, Travelling

Masjid Agung Banten #1

Enam tahun lalu saya berkunjung ke Masjid Agung Banten di Kawasan Banten Lama, Kasemen, Serang. Dan, pulang ke Jakarta tanpa membawa kesan baik, kecuali kekaguman pada indahnya menara masjid. Namun kunjungan saya di Maret lalu, benar-benar memberi kejutan yang wuahhh, tentunya dalam konotasi positif ya. Perubahannya benar-benar gila-gilaan. Ketika kendaraan kami mulai berbelok masuk ke… Continue reading Masjid Agung Banten #1

Cultural, Travelling

Masjid Pacinan Tinggi Banten

Ini adalah awal dari cerita perjalanan saya Jelajah Banten Lama, bulan Maret lalu. Perjalanan ke Banten Lama adalah penelusuran jejak peninggalan sebuah kerajaan besar yang pernah berjaya di abad 17-18, kemudian runtuh di abad 19, Kesultanan Banten. Rute Jelajah Banten Lama biasanya meliputi: Masjid Agung Banten Kraton Surosowan Museum Sejarah Banten Kraton Kaibon Masjid Kasunyatan… Continue reading Masjid Pacinan Tinggi Banten

Cultural, Travelling

Wit Meh, Trembesi Raksasa di Lasem

Wisata sejarah sudah. Wisata religi sudah. Wisata kuliner sudah. Tinggal wisata alam ya. Niatnya sih, kemarin saya mau menyempatkan diri menikmati sunset di Pantai Binangun sekalian telusur jejak pendaratan Bi Nang Un, salah awak kapal Laksamana Cheng Ho yang akhirnya memutuskan untuk menetap di Lasem, karena jatuh cinta pada keindahannya. Namun apa daya, waktu yang… Continue reading Wit Meh, Trembesi Raksasa di Lasem

Culinary, Cultural, Travelling

Lontong (dari desa) Tuyuhan

Hari ketiga dan terakhir di Lasem. Saking penuhnya kegiatan tak terduga akibat perkenalan dengan sosok-sosok istimewa, saya sampai tak sempat blusukan kulineran. Padahal kegiatan ini biasanya jadi salah satu agenda rutin saya tiap berkunjung ke satu daerah. Apalagi daerah yang baru pertama kali dijelajahi. Wisata kuliner versi saya tak pernah hanya sekedar perkara icip-icip, perut… Continue reading Lontong (dari desa) Tuyuhan

Cultural, Travelling

Antara Warung Jinghe, Interaksi Warga dan Tradisi Kopi Lelet Lasem

Ketika saya dan rombongan berkesempatan berbincang dengan Gus Zaim kemarin, ada satu pertanyaan saya, "Kenapa Jakarta bisa sedemikian memanas (gara-gara pilkada dan lanjut hingga Pilpres) dan Lasem tidak?". Dan ada satu jawaban beliau yang belum saya tuliskan di catatan kemarin. "Kami ini sering ngobrol, ngga cuma di kegiatan-kegiatan formal, tapi juga secara informal". Lalu beliau… Continue reading Antara Warung Jinghe, Interaksi Warga dan Tradisi Kopi Lelet Lasem