Categories
Cultural History Travelling

Kelenteng Han Tan Kong, Cileungsi

“Ren, bisa bantu ke Kelenteng Cileungsi ngga?”, seorang kawan tiba-tiba menghubungi saya hari Minggu pagi kemarin. Hah? Kelenteng Cileungsi? Hampir sepuluh tahun tinggal di kawasan Cibubur, baru ini tahu ada kelenteng. Saya dikirimi profilnya, cek di google maps, dua belas kilometer saja dari rumah saya di Ujung Aspal. Kelenteng Han Tan Kong, Jalan Kampung Pasar […]

Categories
Cultural History Travelling

Kenalan (lagi) Sama Cileungsi

Kenal Cileungsi ngga? Saya mengenalnya pertama kali di seputar 90-an, pertama kali lewat, waktu liburan keluarga roadtrip ke Taman Safari Cisarua. Dari daerah Pengasinan, Rawa Lumbu Bekasi, lewat Raya Narogong, bablas terus ke Citeureup, baru masuk Tol Jagorawi dari situ. Jalur itu dipilih karena relatif lebih singkat dibanding kalau kami harus ke Cawang dulu untuk […]

Categories
Cultural History

Jilakeng, Jejak Prostitusi di Jakarta

Kalau saya ditanya, mana red light district di Jakarta, saya pasti akan jawab MaBes. Bukan Markas Besar yang di Cilangkap ya. Tapi kawasan Mangga Besar, Taman Sari, Jakarta Barat. Sepertinya memang ini yang paling mencuat namanya dari lokasi-lokasi ‘merah’ di Jakarta. Lokasi-lokasi? Memang ada berapa? Yang akan segera melintas dalam ingatan saya selain Mabes adalah, […]

Categories
History Travelling

Museum Pos Indonesia, Bandung

Berulang kali ke Bandung, berulang kali pula saya ingin berkunjung ke museum ini, tapi ngga pernah kesampaian. Apa pasal? Saya ceritakan, sambil sekalian menceritakan hal-hal menarik dari Museum Pos Indonesia. 1. Jam bukanya agak berbeda dengan rata-rata museum lainnya. Rata-rata museum yang saya kunjungi, liburnya di hari Senin dan harlibnas. Tapi Museum Pos Indonesia hanya […]

Categories
Cultural History Travelling

Denyut Palmerah, Dulu hingga Kini

Lanjutan dari kisah awal mula berdenyutnya kehidupan di Palmerah… Setelah Hartsinck membuka kawasan perkebunan di Palmerah, tentu saja pertanyaan saya berikutnya adalah ke mana ia menjual hasil kebunnya? Apakah Pasar Palmerah ada kaitannya? Apakah pasar ini ada sejak masa rumah perkebunan Hartsinck berdiri? Saya tak menemukan informasinya. Informasi lebih meyakinkan justru soal sebuah kelenteng di […]

Categories
Cultural History Travelling

Landhuis Grogol a.k.a Gedong Tinggi, Awal Denyut Nadi Palmerah

Bahkan sebelum jadi warga Jakarta, saya sudah mengenal Palmerah, lewat Majalah Bobo, bacaan saya sejak SD. Belakangan, Palmerah sering jadi perhatian karena stasiunnya yang bertransformasi jadi super keren. Tapi ada apa saja sebenarnya di Palmerah? Kenapa namanya Palmerah? Apa hubungannya sama Pal Putih, Palmeriam, dan pal-pal lainnya di Jakarta? Saya dan kawan-kawan Klub Tukang Jalan […]

Categories
Cultural History Travelling

Karangantu, Dulu Berjaya Sekarang Terlupa

Sebut pelabuhan di Banten yang kamu kenal! Kalau pertanyaan itu kita lontarkan, saya yakin sebagian orang akan menyebut Merak. Dalam setahun, setidaknya dua kali pemberitaan tentang pelabuhan ini begitu ramai. Saat libur Idul Fitri dan akhir tahun. Sedangkan untuk pelabuhan kapal pengangkut kontainer, mungkin Port of Banten di Ciwandan yang banyak dikenal. Tapi tahukah kamu, […]

Categories
Cultural History Travelling

Ke Madiun, Saya (akan) Kembali…

Apa yang terlintas di benakmu saat terlintas kata Madiun? Iseng-iseng saya bertanya di story Instagram kemarin. Dan jawaban terbanyak adalah pecel!! Berikutnya brem. Jawaban ini tentu saja tak mengejutkan. Madiun memang sangat termasyhur dengan pecelnya, meski sebenarnya, tak hanya Madiun kota yang punya pecel sebagai kuliner khasnya. Sedangkan brem, cemilan manis berbahan dasar sari ketan […]

Categories
History Travelling

De Javasche Bank Building Surabaya

Juli kemarin, tiba-tiba pekerjaan saya mengarah ke timur. Dari yang awalnya hanya ke Cirebon, tahu-tahu bergeser sampai Solo. Setiba di Solo, seorang teman di Surabaya langsung manas-manasin, “Solo Surabaya tuh cuma tiga jam lho.”Hahahaha, tau aja, kalau saya tuh ngga bisa liat aspal, bawaannya pengen ngegas. Tak pikir (terlalu) panjang, ya sudahlah, Surabaya here I […]

Categories
History Travelling

Cadas Pangeran, Rute Cadas Jalur Daendels

Masih dalam rangkaian #telusurjalurdaendels (versi saya), yang kemarin sudah diawali dengan perjalanan menuju Titik Nol Kilometer Anyer. Kali ini, saya menyelesaikan penggalan kedua, (yang dilakukan secara tak berurutan), Sumedang-Cirebon. “Lho, Jalur Daendels bukannya Pantura mbak?”, tanya seorang teman kemarin. Iya, sebagian besar. Anyer-Jakarta ada di Pantura. Jakarta menuju Cirebon, lewat Bogor, Puncak, Bandung, Sumedang, Palimanan, […]