Categories
Masyarakat & Budaya

Akhirnya Disuntik Vaksin Covid19 Juga!

23 Mei 2021.

Tringgg…

Notifikasi WhatsApp saya berbunyi, dan ternyata isinya pemberitahuan bahwa saya terdaftar dalam Program Sentra Vaksinasi Bersama BUMN di Istora sebagai calon penerima Vaksinasi COVID-19 dari kalangan Parekraf.

Program ini bekerja sama dengan aplikasi Good Doctor, maka selanjutnya saya diminta untuk mengunduh aplikasi lalu melengkapi skrining dan memilih jadwal vaksinasi yang hanya berlaku sampai dengan tanggal 1 Juni 2021.

Wah, mepet juga waktunya. Cocok-cocokan jadwal sama pak suami biar ada yang nganterin, saya pilih Selasa, 25 Mei 2021. Oya, pertimbangan kenapa saya merasa perlu diantar, karena kuatir aja sih, just in case ada KIPI (kejadian ikutan pasca imunisasi), mengingat saya sadar diri sudah tak sebugar dulu, setidaknya ada yang menemani.

Setelah melengkapi semua proses pendaftaran via aplikasi, tiba lah saya di hari H. Saya dijadwalkan pukul 11.30 – 12.00, di Gedung Parkir Elevate A, seberang Istora. Tiba di lokasi, suasana sangat ramai, pemandangan didominasi pengendara ojek online.

Antrian panjang abang ojek online

Sempat menengok Istora, saya pikir, ohhh yang di sana untuk lansia. Jadi mungkin yang bukan lansia di Gedung Parkir ini.

Ternyata tidak pemirsaaa… gedung parkir ini hanya digunakan untuk proses pengisian kartu kontrol dan antrian verifikasi data awal. Saking banyaknya peserta, flow antrian sampai diatur sedemikian rupa untuk menghindari situasi padat tak beraturan.

Situasi antrian verifikasi data di Gedung Parkir Elevate A

11.15 saya mulai antri proses verifikasi data awal, baru selesai di 12.23 untuk kemudian dialihkan ke Istora.

Suasana antrian menuju proses asesmen

Antrian kali ini waktunya lebih panjang, untuk akhirnya masuk ke ruang asesmen pada 13.50.

Suasana antrian proses asesmen

Di proses asesmen ini, waktunya ngga terlalu lama. Proses yang dijalani adalah wawancara ulang skrining, pemeriksaan suhu dan tekanan darah. Lalu langsung masuk ke bilik vaksinasi.

14.10 saya sudah di ruang observasi. Kami diminta menunggu selama 30 menit untuk melihat apakah akan ada reaksi langsung dari vaksin produksi Astra Zeneca yang saya terima.

Tapi saya hanya bertahan 12 menit saja. Setelah merasa tak ada reaksi apa-apa, saya putuskan keluar dan segera cari makan! Lapeeeeerrrr… Kalau ini bukan reaksi vaksin, tapi karena dari pagi belum sempat makan, ngga menduga prosesnya akan selama itu.

Lalu apakah ada reaksi?

Ada. Yang pertama muncul adalah ngantuk, tak tertahankan. Setelah maghrib saya tidur sampai jam 21, bangun untuk makan, lalu tidur lagi sampai pagi. Dan beberapa jam kemudian sudah ngantuk lagi!

Selain itu, demam, meriang dan sakit kepala mulai datang 24 jam setelah suntik. Area lengan yang disuntik ngilu setengah mati, dan kalau diraba ada sedikit terasa seperti bengkak di seputar bisul. Saya minum obat pereda demam dan nyeri. Demam, meriang, sakit kepala hilang, ngilu di lengan masih menetap hingga saya menulis ini (27 Mei, dini hari). Selebihnya alhamdulilah (dan semoga terus) aman terkendali.

Berikut tips buat yang mau vaksin:

  • Istirahat yang cukup sehari sebelumnya supaya badan fit.
  • Kalau punya penyakit kronis, periksa ke dokter dulu untuk dapat rekomendasi boleh/tidak menerima vaksin
  • Kalau bisa sarapan dulu atau bawa makanan
  • Bawa minum, yang banyak! Saya ngga nemu penjual minuman begitu sudah masuk antrian, dan di beberapa spot, situasinya cukup panas, bikin haus banget.
  • Pakai baju yang nyaman untuk kondisi panas
  • Pastikan juga lengan bajumu bisa dengan mudah digulung ke atas. Daripada ribet harus buka baju 🙈
  • Dan siapkan stok sabar, bacaan serta batere ponsel yang cukup, just in case harus menjalani proses yang panjang dan lama.

Demikian cerita pengalaman pribadi saya menerima vaksin covid-19, setiap orang pasti punya pengalaman yang berbeda. Sampai jumpa di vaksin kedua, 17 Agustus 2021. Tanggalnya asik banget yaahhh…

Semoga yang belum divaksin segera dapat, yang memang ngga akan menerima vaksin karena satu dan lain hal semoga juga selalu sehat.

Terima kasih juga untuk Sentra Vaksinasi Bersama BUMN, Kemenparekraf, Pemerintah Republik Indonesia, dan semua yang bertugas di lokasi vaksinasi, mulai dari nakes sampai yang ngatur antrian. Kerjanya bagus, tertib, super rapiiii. Hormat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *